Review Jurnal Riset Sosial
Judul : Frozen
Penulis :
1. Nurul Ismi
2. Faizatul Hikmah
3. Muhammad Khoirunnajib
(Universitas
Muhammadiyah Jakarta)
Tujuan Penelitian :
Sesuai dengan masalah yang diangkat di atas, tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui pengaruh ice breaking terhadap motivasi belajar
siswa sekolah dasar.
Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut
1. Bagi Peneliti Menambah pengetahuan dan keterampilan
peneliti mengenai pengeruh ice breaking terhadap motivasi belajar siswa sekolah
dasar dan dapat menjadi salah satu dasr, acuan, dan masukan dalam mengembangkan
penelitianpenelitian selanjutnya.
2. Bagi guru
a. Sebagai masukan dalam meningkatkan dan memperluas
pengetahuan serta wawasan dalam memotivasi siswa dalam proses pembelajaran.
b. Meningkatkan kreatifitas guru.
3. Bagi Siswa Dapat meningkatkan dan membangkitkan keaktifan,
kreatif serta semangat belajar siswa terhadap mata pelajaran dengan cara ice
breaking.
4. Bagi Sekolah Hasil penelitian
dapat memberikan masukan untuk meningkatkan motivasi siswa dalam proses
pembelajaran.
LATAR BELAKANG MASALAH:
Belajar menurut kamus besar bahasa Indonesia ( KBBI ) adalah
berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berlatih, berubah tingkah laku atau
tanggapan yang disebabkan oleh pengalama. Belajar juga dapat diartikan suatu
perubahan dalam tingkah laku, dimana perubahan itu dapat mengarah kepada
tingkah laku yang lebih baik, tetapi juga ada kemungkinan mengarah kepada
tingkah laku yang lebih buruk. Di dalam proses pembelajaran di sekolah banyak
faktor yang mempengaruhi di antaranya: siswa, guru, kurikulum, media, metode
pembelajaran, dan sebagainnya. Itu semua yang mendukung proses pembelajaran.
Sesuai dengan judul penelitian yaitu frozen yang berarti kebekuan. Yang
dimaksud kebekuan, di dalam proses pembelajaran di sekolah ada kalahnya siswa
memiliki situasi kebekuan pikiran atau mengalami titik jenuh atau bosan dalam
pembelajaran. Bahwa sesungguhnya tidak ada pelajaran yang membosankan dan tidak
ada pelajaran yang sulit yang ada adalah guru yang membosankan, karena tidak
mengerti cara menyajikan materi dengan benar, baik menyenangkan dan menarik
minat serta perhatian siswa menurut Adi Soenamo. Untuk menarik perhatian siswa
terhadap pembelajaran dibutuhkan motivasi belajar yang di milikinya. Siswa yang
memiliki motivasi belajar yang tinggi cenderung prestasinya pun akan tinggi
pula, sebaliknya siswa yang motivasi belajarnya rendah akan rendah pula
prestasi belajarnya menurut M.Ngalimin purwanto.
METODE PENELITIAN:
3.1 Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan di SD Muhammadiyah 28 Jakarta pagi
Jakarta. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran
2016/2017, di bulan Febuari 2017.
3.2 Metode Penelitian
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Pre
Experimental. Desai yang digunakan adalah One-shot case study. Pengunaan desai
ini, penelitian hanya mengadakan treatment satu kali yang diperkirakan sudah
mempunyai pengaruh. 3.3 Variabel dan Definisi Operasional a. Ice Breaking
sebagai variable independen (bebas). b. Motivasi belajar siswa sekolah dasar di
SD Muhammadiyah 28 Jakarta kelas 5 sebagai variable dependen (terikat).
3.4 Populasi dan Sampel Penelitian
a. Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD
Muhammadiyah 28 Jakarta kelas 5 A yang berjumlah 30 siswa (kelas eksperimen)
dan siswa SD Muhammadiyah 28 Jakarta kelas 5 B yang berjumlah 30 siswa (kelas
control).
b. Sampel Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah
siswa SD Muhammadiyah 28 Jakarta tahun ajaran 2016-2017 sejumlah 30 siswa.
3.5 Pengukuran Vaiabel Penelitian Skala pengukuran yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu skla likert.
3.6 Teknik Pengumpulan Data
Instrumen penelitian yang digunakan sebagai alat mengumpulkan
data adalah dokumentasi, tes hasil belajar, angket dan lembar observasi.
Analisis data untuk tes hasil belajar siswa diukur dengan 6 pertanyaan uraian
yang telah di uji coba pada kelas uji coba dengan menggunakan uji validitas dan
uji reliabilitas.
HASIL PENELITIAN:
Hasil penelitian ini akan dijurnalkan ke dalam jurnal
nasional tak terakreditasi dan akan diseminarkan dalam seminar nasional tak
terakreditasi. Ice breaking berfungsi mengkondisikan kembali ke dalam situasi
yang baru atau sebagai pemecah situasi ke bekuan pikiran. Dalam hal ini siswa
yang mengalami ke jenuhan dalam belajar atau tidak semangat dapat kembali
termotivasi untuk semangat belajar dengan menggunakan ice breaking ini terutama
bagi siswa SD tinggat tinggi yang sudah mendapatkan pembelajaran yang agak
rumit. Berdasarkan latar belakang yang di paparkan penulis Untuk mencairkan
suasana kebekuan peniliti dalam pembelajaran peneliti mencoba untuk 2
meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan ice breaking di SD yang
berjudul FROZEN.
KOMENTAR:
Menurut saya Secara keseluruhan jurnal atau proposal yang
disusun oleh penulis itu sudah sangat bagus karena pada metode penelitian yang
digunakan itu ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dimana penelitian ini menggunakan teknik
pengumpulan data dengan cara dokumentasi.
Review Jurnal Riset Empirik
Judul : KAJIAN EMPIRIK DAN NON EMPIRIK EMISI GAS
BUANG DI JALAN RAYA BERDASARKAN STANDAR KUALITAS UDARA
Penulis :
1. Galuh Renggani Wilis
(Universitas Pancasakti Tegal)
Tujuan Penelitian :
Penelitian ini bertujuan untuk
a. Mengetahui emisi gas buang lalu lintas baik secara empirik
maupun non empirik di lokasi penelitian
b. Meninjau hasil penelitian terhadap standar kualitas udara
LATAR BELAKANG MASALAH:
Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan dan daya tarik
kota menyebabkan aktifitas dan volume lalu lintas di jalan raya semakin
meningkat. Pertambahan jumlah kendaraan bermotor yang cukup tajam menyebabkan
polusi udara meningkat pula. Dampak dari polusi yang berupa gangguan kesehatan
dan kenyamanan sangat dirasakan bagi para pengguna jalan maupun masyarakat
sekitarnya terutama sepanjang jalan yang terdapat bangunan – bangunan yang
seharusnya berada pada lingkungan yang sehat seperti bangunan Rumah Sakit,
gedung sekolah, rumah tinggal, pusat perbelanjaan dan perguruan tinggi. Untuk
itu perlu adanya penelitian seberapa besar kadar polutan serta mengetahui masih
aman atau tidaknya kadar polutan di jalan tersebut bila ditinjau dari baku mutu
yang diijinkan. Penelitian disini dilakukan di depan rumah sakit Orthopedi
dimana lokasi tersebut seharusnya kualitas udaranya terjaga menyangkut
kesehatan pengguna jasa rumah sakit dan kenyamanan pengguna jalan lain karena
di lokasi tersebut juga terdapat rumah sakit lain, perkantoran,perguruan
tinggi,sekolah dan pusat perbelanjaan.
METODE PENELITIAN:
1.
Waktu dan Tempat Penelitian
Pengukuran
kebisingan, emisi gas buang dan pengambilan data lalu lintas dilakukan pada
hari Senin dan Sabtu pukul 07.00- 17.00 WIB. Pada ruas jalan A. Yani Pabelan
tepatnya di depat Rumah Sakit Ortopedi. Waktu tersebut dipilih untuk mewakiliki
hari sibuk dan hari libur
HASIL PEMBAHASAN:
1. Hasil pengujian menunjukkan angka yang dihasilkan melebihi
standar kualitas udara yang diijinkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar