Kamis, 08 September 2022

Pertemuan3_RISET DAN INOVASI

 Review Jurnal Riset Sosial

Judul : Frozen

Penulis :

1. Nurul Ismi

2. Faizatul Hikmah

3. Muhammad Khoirunnajib

 (Universitas Muhammadiyah Jakarta)

Tujuan Penelitian :

Sesuai dengan masalah yang diangkat di atas, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ice breaking terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar.

Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut

1. Bagi Peneliti Menambah pengetahuan dan keterampilan peneliti mengenai pengeruh ice breaking terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar dan dapat menjadi salah satu dasr, acuan, dan masukan dalam mengembangkan penelitianpenelitian selanjutnya.

2. Bagi guru

a. Sebagai masukan dalam meningkatkan dan memperluas pengetahuan serta wawasan dalam memotivasi siswa dalam proses pembelajaran.

b. Meningkatkan kreatifitas guru.

3. Bagi Siswa Dapat meningkatkan dan membangkitkan keaktifan, kreatif serta semangat belajar siswa terhadap mata pelajaran dengan cara ice breaking.

 4. Bagi Sekolah Hasil penelitian dapat memberikan masukan untuk meningkatkan motivasi siswa dalam proses pembelajaran.

LATAR BELAKANG MASALAH:

Belajar menurut kamus besar bahasa Indonesia ( KBBI ) adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berlatih, berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalama. Belajar juga dapat diartikan suatu perubahan dalam tingkah laku, dimana perubahan itu dapat mengarah kepada tingkah laku yang lebih baik, tetapi juga ada kemungkinan mengarah kepada tingkah laku yang lebih buruk. Di dalam proses pembelajaran di sekolah banyak faktor yang mempengaruhi di antaranya: siswa, guru, kurikulum, media, metode pembelajaran, dan sebagainnya. Itu semua yang mendukung proses pembelajaran. Sesuai dengan judul penelitian yaitu frozen yang berarti kebekuan. Yang dimaksud kebekuan, di dalam proses pembelajaran di sekolah ada kalahnya siswa memiliki situasi kebekuan pikiran atau mengalami titik jenuh atau bosan dalam pembelajaran. Bahwa sesungguhnya tidak ada pelajaran yang membosankan dan tidak ada pelajaran yang sulit yang ada adalah guru yang membosankan, karena tidak mengerti cara menyajikan materi dengan benar, baik menyenangkan dan menarik minat serta perhatian siswa menurut Adi Soenamo. Untuk menarik perhatian siswa terhadap pembelajaran dibutuhkan motivasi belajar yang di milikinya. Siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi cenderung prestasinya pun akan tinggi pula, sebaliknya siswa yang motivasi belajarnya rendah akan rendah pula prestasi belajarnya menurut M.Ngalimin purwanto.

 

METODE PENELITIAN:

3.1 Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan di SD Muhammadiyah 28 Jakarta pagi Jakarta. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2016/2017, di bulan Febuari 2017.

3.2 Metode Penelitian

Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Pre Experimental. Desai yang digunakan adalah One-shot case study. Pengunaan desai ini, penelitian hanya mengadakan treatment satu kali yang diperkirakan sudah mempunyai pengaruh. 3.3 Variabel dan Definisi Operasional a. Ice Breaking sebagai variable independen (bebas). b. Motivasi belajar siswa sekolah dasar di SD Muhammadiyah 28 Jakarta kelas 5 sebagai variable dependen (terikat).

3.4 Populasi dan Sampel Penelitian

a. Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD Muhammadiyah 28 Jakarta kelas 5 A yang berjumlah 30 siswa (kelas eksperimen) dan siswa SD Muhammadiyah 28 Jakarta kelas 5 B yang berjumlah 30 siswa (kelas control).

b. Sampel Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa SD Muhammadiyah 28 Jakarta tahun ajaran 2016-2017 sejumlah 30 siswa.

3.5 Pengukuran Vaiabel Penelitian Skala pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skla likert.

3.6 Teknik Pengumpulan Data

Instrumen penelitian yang digunakan sebagai alat mengumpulkan data adalah dokumentasi, tes hasil belajar, angket dan lembar observasi. Analisis data untuk tes hasil belajar siswa diukur dengan 6 pertanyaan uraian yang telah di uji coba pada kelas uji coba dengan menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas.

HASIL PENELITIAN:

Hasil penelitian ini akan dijurnalkan ke dalam jurnal nasional tak terakreditasi dan akan diseminarkan dalam seminar nasional tak terakreditasi. Ice breaking berfungsi mengkondisikan kembali ke dalam situasi yang baru atau sebagai pemecah situasi ke bekuan pikiran. Dalam hal ini siswa yang mengalami ke jenuhan dalam belajar atau tidak semangat dapat kembali termotivasi untuk semangat belajar dengan menggunakan ice breaking ini terutama bagi siswa SD tinggat tinggi yang sudah mendapatkan pembelajaran yang agak rumit. Berdasarkan latar belakang yang di paparkan penulis Untuk mencairkan suasana kebekuan peniliti dalam pembelajaran peneliti mencoba untuk 2 meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan ice breaking di SD yang berjudul FROZEN.

KOMENTAR:

Menurut saya Secara keseluruhan jurnal atau proposal yang disusun oleh penulis itu sudah sangat bagus karena pada metode penelitian yang digunakan itu ini menggunakan metode penelitian kuantitatif  dimana penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara dokumentasi.

 

 

Review Jurnal Riset Empirik

Judul : KAJIAN EMPIRIK DAN NON EMPIRIK EMISI GAS BUANG DI JALAN RAYA BERDASARKAN STANDAR KUALITAS UDARA

Penulis : 

1. Galuh Renggani Wilis

(Universitas Pancasakti Tegal)

 

 

 

 

Tujuan Penelitian :

Penelitian ini bertujuan untuk

a. Mengetahui emisi gas buang lalu lintas baik secara empirik maupun non empirik di lokasi penelitian

b. Meninjau hasil penelitian terhadap standar kualitas udara

LATAR BELAKANG MASALAH:

Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan dan daya tarik kota menyebabkan aktifitas dan volume lalu lintas di jalan raya semakin meningkat. Pertambahan jumlah kendaraan bermotor yang cukup tajam menyebabkan polusi udara meningkat pula. Dampak dari polusi yang berupa gangguan kesehatan dan kenyamanan sangat dirasakan bagi para pengguna jalan maupun masyarakat sekitarnya terutama sepanjang jalan yang terdapat bangunan – bangunan yang seharusnya berada pada lingkungan yang sehat seperti bangunan Rumah Sakit, gedung sekolah, rumah tinggal, pusat perbelanjaan dan perguruan tinggi. Untuk itu perlu adanya penelitian seberapa besar kadar polutan serta mengetahui masih aman atau tidaknya kadar polutan di jalan tersebut bila ditinjau dari baku mutu yang diijinkan. Penelitian disini dilakukan di depan rumah sakit Orthopedi dimana lokasi tersebut seharusnya kualitas udaranya terjaga menyangkut kesehatan pengguna jasa rumah sakit dan kenyamanan pengguna jalan lain karena di lokasi tersebut juga terdapat rumah sakit lain, perkantoran,perguruan tinggi,sekolah dan pusat perbelanjaan.

METODE PENELITIAN:

1.       Waktu dan Tempat Penelitian

Pengukuran kebisingan, emisi gas buang dan pengambilan data lalu lintas dilakukan pada hari Senin dan Sabtu pukul 07.00- 17.00 WIB. Pada ruas jalan A. Yani Pabelan tepatnya di depat Rumah Sakit Ortopedi. Waktu tersebut dipilih untuk mewakiliki hari sibuk dan hari libur

HASIL PEMBAHASAN:

1. Hasil pengujian menunjukkan angka yang dihasilkan melebihi standar kualitas udara yang diijinkan.

2. Usaha penanganan dapat ditempatkan pengalihan route kendaraan berat ke jalur lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERTEMUAN 6_KREATIVITAS, KARSA CIPTA, GAGASAN FUTURISTIK

Definisi Kreativitas, Karsa Cipta, Dan Gagasan Futuristik 1. Definisi Kreatifitas beberapa ahli : a. Menurut kamus Webster dalam Pamilu (200...